Showing posts with label Persiapan. Show all posts
Showing posts with label Persiapan. Show all posts

Tuesday, 20 October 2009

Step 4: Persiapan Acara Pertunangan

Ga terasa acara pertunangan kami tinggal lima hari lagi. Syukurlah kegiatan beres-beres rumah sudah selesai dan hasilnya...cukup memuaskan. Sekarang saatnya mempersiapkan acara pertunangan yang udah di depan mata.

Konsep acara kami hanyalah tukar cincin dan syukuran kecil-kecilan. Disaksikan oleh kerabat dan tetangga dekat. Tidak ada acara serah-serahan besok. Acara seserahan rencananya dilakukan pada malam midodareni, malam sebelum akad nikah dilangsungkan.

Mulailah, aku dan mama mencatat jumlah orang yang akan hadir, menyusun menu makanan dan rincian anggaran, mempersiapkan perabotan, meja tikar, taplak, dsb. Tak lupa pula kami menghubungi tetangga untuk memohon kehadiran dan menjadi penerima tamu, serta meminta doa restu pada kerabat -keluarga kami jauh, jadi kemungkinan ga bisa hadir.

Acara masak-memasak nanti akan dibantu oleh ibu-ibu rukun tetangga, jadi aku dan mama cukup mempersiapkan dana aja. Oya, kecuali urusan snack nya, tetap harus aku yang pegang. Hmm, soalnya aku paling seneng belanja kue-kue kecil.

Minggu ini, deg-degan banget. Beberapa hari ga bisa tidur karena memikirkan acara penting itu. Sekalinya bisa tidur, yang muncul di mimpi pasti mengenai acara pertunangan besok. Semoga segalanya berjalan dengan lancar.

Friday, 16 October 2009

Step 3: Beres-beres Rumah

Adalah hal yang wajib dan pasti dilakukan kalau mau ada acara penting: Beres-beres rumah. Apalagi, kami sepakat untuk melaksanakan pertunangan pada tanggal 25 Oktober 2009 mendatang. Wah, ga terasa tinggal seminggu lagi neh.

Aku dan mama akhirnya memanggil tukang untuk membersihkan rumah, mulai dari mengecat dinding dan pintu-pintu, memperbaiki kayu pintu yang udah rusak, sampai menata kembali ruangan biar keliatan lebih lega dan rapi. Beberapa perabot diubah lokasinya, karena kami berencana membeli sebuah almari pakaian. Pertimbanganku seh, buat menyimpan buku-buku, tas, dan barang lainnya yang sampai saat ini masih bertumpuk di dalam kardus. Khan kurang rapi kalau keliatan 'bentuk dusnya'.

Di sinilah kami berbeda pendapat. Menurut yayank, kami ga perlu beli almari dulu, belinya nanti setelah rumah kami selesai dibangun. Tapi pendapatku seh, beli sekarang atau nanti ga jadi masalah, Toh lemari bukanlah barang yang habis dipakai sehari dua hari, tapi barang yang kita butuhin sampe kapan juga.

Hunting lemarinya masih tunggu sampai bulan depan deh. Tiga hari ini, rumah kontrakan yang mungil ini bakal disulap dulu, jadi apa yaaa kira-kira. Wah, yang pasti, meski rumahnya imut, kalau tertata dengan rapi, akan membuat penghuninya betah dan hepi terus.

Tuesday, 13 October 2009

Step 1: Rencana Kerja dan Anggaran Pernikahan


Kedengarannya kok ribet gitu ya? Tapi inilah yang kami lakukan pertama kali dalam mempersiapkan acara pernikahan. Tujuannya agar kami bisa menyelenggarakan acara pernikahan dengan baik dan menggunakan dana yang tidak berlebihan. Selain itu, dengan rencana kerja, kami bisa melakukan persiapan menurut prioritas. Misalnya, minggu ini reservasi gedung, minggu berikutnya memesan souvenir dan undangan, dst.

Kami menyusun rencana kerja dan anggaran bersama-sama. Ada keasyikan tersendiri saat melakukannya. Kami saling memberikan pendapat. Sesekali, kami berdebat kecil. Hal ini merupakan pembelajaran bagi kami, untuk berbagi ide dan saling mendengarkan.

Blogger template 'FlowerFlush' by Ourblogtemplates.com 2008